Senin, 22 Mei 2023

KONFIGURASI DASAR ROUTER DAN SWICTH

 A. ROUTER 

 Konfigurasi dasar disini adalah beberapa konfigurasi yang wajib dilakukan pertama kali pada router agar router tersebut lebih terjamin keamanannya. Router yang riil biasanya pertama kali konfigurasi hanya bisa dilakukan melalui media console. Untuk di Cisco Packet Tracer konfigurasi dapat dilakukan dengan mengeklik router tersebut. Semua konfigursi harus dilakukan pada Global Configuration Mode ditandai dengan “(config)#” dibelakang nama router. Ada 5 konfigurasi dasar yaitu : 

1. Nama Router

Konfigurasi ini dilakukan agar dapat membedakan router yang satu dengan yang lainnya. Secara default nama router adalah “router”. Konfigurasinya adalah dengan menggunakan perintah “hostname”. 

Perintah:

Router(config)# hostname (nama Router)

Contoh konfigurasi :

Router(config)#hostname R1

R1(config)#

Nama Router berubah menjadi R1. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar  57 Setting nama Device 

2. Password Exec
Password ini dikonfigurasi agar dapat melakukan telnet atau meremot dari jarak jauh(konfigurasi jarak jauh). Password ini muncul setelah menginputkan perintah “enable”. Ada 2 tipe password exec yaitu
menggunakan perintah “password” dan “secret”. Menggunakan “Password” membuat password dapat terlihat pada saat di cek konfigurasinya sedangkan “secret” membuat password yang dipakai akan tidak dapat terlihat atau terenkripsi.  Untuk lebih aman gunakan perintah secret.

Perintah:

R1(config)#enable password (password) “atau” enable secret (password)

Contoh konfigurasi menggunakan password “class”:

R1(config)#enable secret class
R1(config)#

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar  58 Setting password privillege 
Berikut hasil konfigurasi diatas :
Gambar  59 Hasil konfigurasi password privillege 

Perlu diketahui bahwa Password yang kita inputkan tidak akan keluar, jangan panik karena hal tersebut sudah default, hal itu dibuat agar jika kita menginputkan password tidak tampak oleh orang lain password yang kita inputkan .

3. Password line console
Password ini akan muncul jika menggunakan media console. Pada Cisco Packet Tracer secara default pada saat kita mengakses CLI maka otomatis akan masuk melalui media console. Maka password console akan bisa langsung dicoba pada Cisco Packet Tracer.
Perintah:

R1(config)#line console 0
R1(config-line)#password (password)
R1(config-line)#login

Baris pertama terdapat angka “0” menunjukkan bahwa pada perangkat router hanya terdapat 1 buah port console saja, karena dalam jaringan angka “0” dianggap angka pertama. 
Contoh konfigurasi menggunakan password cisco:

R1(config)#line console 0
R1(config-line)#password cisco
R1(config-line)#login

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar  60 Cara setting password Line Console 
Berikut hasil konfigurasi diatas :
Gambar  61 Hasil Setting password line console 
4. Password line vty
Password ini akan muncul jika menggunakan media vty. Media vty antara lain melalui copper Cross-Over, copper Stright-Trough atau media lain yang terhubung ke router. Jadi ini terhubung dengan password exec, kita dapat mengakses router dari jarak jauh setelah dikonfigurasi password exec tetapi tidak dapat melakukan konfigurasi jika line vty belum dikonfigurasi. 
Perintah: 
R1(config)#line vty 0 4
R1(config-line)#password (password)
R1(config-line)#login

Baris pertama terdapat angka “0” dan “4” menunjukkan bahwa pada perangkat router terdapat 4 buah port yang termasuk jenis line vty, misalkan port Fastethernet, port gigabite ethetnet sehingga dapat disimpulkan terdapat 5 buah line. 

Contoh konfigurasi menggunakan password cisco:

R1(config)#line vty 0 4
R1(config-line)#password cisco
R1(config-line)#login

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar  62 Setting password line vty 

Untuk membuktikan hasil perintah diatas router harus dikonfigurasi dahulu ip addressnya sama 1 network dengan PC. Berikut hasil konfigurasi diatas : 
Gambar  63 Hasil setting password line vty 

5. Pesan
Pesan dikonfigurasi dengan tujuan agar orang lain yang masuk konfigurasi dengan cara tidak sah diperingatkan dengan pesan yang kita buat.
Perintah :

R1(config)#banner motd #(isi pesan)#

Contoh konfigurasi menggunakan pesan “Authorized Access Only!”

R1(config)#banner motd #Authorized Access Only!#

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar  64 perintah Setting Pesan 
Berikut hasil konfigurasi diatas :

Gambar  65 Tampilan pesan

B. SWITCH

 Untuk konfigurasi dasar switch sama saja dengan konfigurasi dasar router, perbedaannya hanya terletak pada konfigurasi line vty saja. Untuk router hanya terdapat 5 line sedangkan pada switch terdapat 16 line. 

Perintah:

R1(config)#line vty 0 15

R1(config-line)#password (password)

R1(config-line)#login

Contoh konfigurasi menggunakan password cisco:

R1(config)#line vty 0 15

R1(config-line)#password cisco

R1(config-line)#login

Berikut contoh semua perintah dasar  pada switch:

Switch>enable

Switch#configure terminal

Switch(config)#hostname SW1

SW1(config)#enable secret class

SW1(config)#line console 0 

SW1(config-line)#password cisco

SW1(config-line)#login

SW1(config-line)#exit

SW1(config)#line vty 0 15

SW1(config-line)#password cisco

SW1(config-line)#login

SW1(config-line)#exit

SW1(config)#banner motd #Authorized Access Only!#

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar  66 Cara setting Basic configuration pada Switch

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membuat Mail Server di Simulator Packet Tracer

 Syarat untuk membuat mail server adalah masing-masing perangkat sudah dapat saling berkomunikasi (ping)  dan telah terkonfigurasi DNS serve...